Kamis, 08 Oktober 2009
Senin, 22 Juni 2009
MINGGU CERAH
Minggu Pagi di halaman Belakang
Inilah kegiatan gue kalo hari minggu, setelah acara lari-lari di stadion Bekasi biasanya sarapan. Setelah itu nyari-nyari bibit sayuran untuk halaman belakang. Gue ngga suka tanam bunga karena kalo bunga hanya bisa dinimati sendiri tetapi kalo sayuran maka tetangga pun biasanya bisa menikmati juga.
Minggu ini gue dan anak pertama gue Gibran berjibaku dengan Kompos, karena habis membeli Pot baru selusin. Ngga mau ketinggalan juga si kecil
Dan bibit yang gue pagi ini adalah Mentimun dan Sawi Ciesim, katanya sih satu bulan sudah bisa melihat buahnya. Tapi senin pagi, Gibran ama
Sabtu, 14 Februari 2009

VALENTINE’S DAY ? NO WAYYYY!!!!
Bulan Februari biasanya ada sebagian kalangan ABG merupakan bulan yang di tunggu-tunggu. Karena pada bulan tersebut ada satu hari dimana mereka dapat berkasih-kasihan lebih leluasa dengan pujaan hati. Berbagai pernak-pernik dari mulai coklat hingga hiasan yang berwarna pink ikut mewarnai. Bahkan oleh beberapa remaja hari valentine itu ditafsirkan hari diperbolehkannya mereka berbuat mesum dengan pasangannya.
Budaya yang di bawa oleh Pastur Valentino ini mengalami distrorsi sangat jauh dari makna kasih sayang itu sendiri. Oleh karena itu beberapa aktivis muda Muhammadiyah Bekasi Barat merasa terpanggil untuk dapat mencegah perayaan hari yang lebih banyak mudharatnya itu. Mereka menggelar Talk Show dengan tajuk “When I Fall in Love”, acara yang digelar di aula Kelurahan Bintara ini dihadairi sekitar 200 siswa SD,SMP dan SMA.
Nur Fitriyani ketua panitia acara tersebut mengatakan”Acara ini bertujuan untuk mencegah secara prefentif kepada remaja-remaja kita yang merayakan Valentine Day”. Dengan acara ini juga semoga remaja kita dapat lebih tahu tentang makna cinta sesuai dengan tuntunan Rosulullah SAW, remaja muslim sudah selayaknya meninggalkan budaya yang bukan berasal dari budaya kita sendiri, apalagi budaya tersebut berpotensi untuk merusak masa depan remaja, tambahnya dengan semangat.
Hadir sebagai
Rabu, 14 Januari 2009
save palestine!!
Save
Kekejaman Israel di Palestina sudah sangat keterlaluan, persaan geram dan amarah membuncah melihat ketidak berdayaan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) terhadap pembantaian yang terjadi di
Sudah saatnya negara-negara di dunia berfikir ulang dengan keberadaan lembaga PBB tersebut. Dahulu PBB lahir karena untuk mengkoreksi lembaga sejenis yang sudah ada dan di anggap melenceng. Dan sekarang sudah saatnya kita semua warga di dunia harus berfikir untuk mengoreksi total keberadaan PBB tersebut.
Minggu (11/01/08) ribuan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) turun ke jalan untuk menyerukan bantuan dan juga penegakan keadilan di dunia. Aksi ini juga di dukung oleh berbagai elemen diantaranya Suara Tionghoa Indonesia, Dewan Pemuda Kristen Indonesia, Rohaniawan Budhis Indonesia, Forum Silaturahmi Majelis Taklim Indonesia, Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), Komite Nasional Masyarakat Palestine (KNRP) dan juga Gerakan Wanita Salimah.
Dalam orasinya ketua
Demo yang di isi nasyid penyebar semangat yang disuarakan Izzatul Islam dan juga Shoutul Harokah juga mengadakan long march dari lapangan Monas hingga Bundaran Hotel
Kamis, 01 Januari 2009
Perang Akhir Tahun di Jalur Gaza

Jalur Gaza dan Anakku
Akhir tahun 2008 terjadi malapetaka kemanusiaan, Zionis
Di hari ketiga tepatnya 31 Desember 2008 televisi melansir berita yang meninggal sudah 400 orang tidak berdosa. Mayat-mayat bergelimpangan di sepanjang jalan, darah berceceran hingga melumuri
Sementara di rumahku, anak keduaku tiba-tiba panas demam tinggi hingga Kami sekeluarga panik. Ya.. Gaza Lazuardi Chandra anak keduaku demam, panasnya pertempuran di jalur
Malam tahun baru aku lewatkan dengan was-was karena istri tercintaku juga sudah seminggu ini sakit, dan sekarang anak keduaku juga sakit. Sudah dua dokter telah aku kunjungi, untuk istri maupun untuk
Bulan sabit masih menggantung, dan pukul 24.00 wib pun dikagetkan dengan bunyi petasan dan kembang api yang saling berhamburan. Entah berapa milyar rupiah yang di bakar untuk itu semua, aku termangu bersama Gibran anak pertamaku disamping rumah.
Sesekali Gibran takjub oleh kreasi kembang api yang warna-warni bertebaran di atas langit. Kadang mulutnya yang rewel menanyakan beberapa hal tentang petasan, dan kadang juga aku tak tahu harus menjawab apa. Momen pergantian tahun lewat sudah, Gibran sudah kembali ke kamar dan beranjak tidur. Sementara aku masih merenung di tepi tahun merunuti dosa yang kian menggunung. Selamat Tahun Baru 2009 untuk Dunia, Selamatkan juga Palestina!!!
Kamis, 04 Desember 2008
I'tiqaf di Masjid Al Ashar
Ramadhan kemarin menjelang akhir gue bareng temen-temen I'tiqaf di Masjid Al ashar Jl. KH. Noer Alie Kota Bekasi. Pesertanya lumayan banyak penceramahnya juga bagus-bagus. Sayang gue ama temen-temen cuma ngikut sehari karena kesibukan di tempat kerjaan yang sangat banyak. Di dalam gambar itu adalah Heri dan Hakim, sebenarnya di kanan kiri dan di depan orang-orang yang lagi membaca Al Qor'an itu banyak tapi gue ngga enak ngambil gambarnya.Tapi Ramdhan tahun ini memang berbeda karena gue merasa mempunyai banyak arti baru dalam menjalani kehidupan ini. gue bersyukur karena gue memilki temen-temen yang baik semua, dan mungkin ini adalah kehidupan gue yang terbaik selama gue menjalani hidup. Gue lebih banyak shalat , gue lebih banyak belajar sabar dan gue juga lebih banyak rejeki . Alhamdulillah......
Jumat, 12 September 2008
Rencana Mudik
Sepertinya lebaran tahun ini aku harus pulang, maklum coy... sudah lama aku tidak pulang. Anda bayangin saja, aku terakhir pulang kampung itu 6 tahun yang lalu, padahal kampungku tak jauh-jauh amat, cuma 7 jam dari Jakarta.
Di samping lama tidak ketemu ama emakku, ada juga kangen dengan teman-teman lama. Belum apa-apa saja mereka sudah pada telpon dan SMS tanggal berapa pulangnya??? Di bombardir seperti ini aku jadi homesick. Rasanya ingin terbang saja wuuuuuzzzz ke kampung halamanku. Dan saat ini bau tanah kampungku terasa banget di hidungku. Bau khas lumpur sawah yang dulu aku bergelut di sana.
Belum lagi makanan yang tidak mungkin di tempat lain. Mungkin teman-teman yang satu daerah dengan aku tahu, apa itu cetot, Awug-awug, Gemblong tekek, pilus, rujak teplak, tupat glabed dan yang lainnya. Dan entah sudah berapa tahun lidahku tidak mengecap rasa-rasa itu.
Nahhhh... kalo sudah tahu makanannya pasti tahu dong kampung halamanku, ya..udah biar kamu aja yang tahu yang lain tidak usah.
Tapi ada satu alasan yang mebuatku malas untuk pulang kampung yaitu Transportasinya. Itu saja yang kadang membuat acara pulang kampung yang sangat di tunggu-tunggu menjadi BeTe.
Mudah-mudahan lebaran tahun ini bisa pulang dengan selamat bersama keluarga bertemu orang tua dan teman-teman, terlebih ketemu kamu Pri.....
